HMI USUNG “PEMILU BERSIH UNTUK PERUBAHAN”

Written by HMI CABANG PURWOREJO on Senin, 29 Desember 2008 at 23.04

Menyambut pemilu 2009, HMI mengusung isu “Pemilu Bersih untuk Perubahan”. Isu ini dipilih agar pemilu mampu memberi harapan bagi terciptanya demokratisasi yang berpengaruh terhadap peningkatan kesejahteraan rakyat.
Melalui diskusi intensif di Pleno III PB HMI, (27-28/12), “Pemilu Bersih untuk Perubahan” diharapkan bisa menjadi tawaran strategis bagi HMI untuk merespon dan menyikapi momentum Pemilu 2009. HMI memandang proses penyelenggaraan pemilu harus dilakukan secara jujur, bebas dari praktik kotor a la Machiavelli untuk memperoleh kekuasaan. “Dengan penyelenggaraan pemilu diharapakan akan mampu menciptakan perubahan yang berarti di tengah kompleksitas persoalan masyarakat saat ini,” ujar Ketua Komisi Politik PB HMI Heri Setiawan.
Heri menyatakan, isu “Pemilu Bersih untuk Perubahan” sebagai tawaran agar tidak terjadi banalisasi dalam proses demokrasi yang terbuka sekarang ini. Ia memberi contoh, maraknya Pilkada di berbagai daerah kenyataanya belum membawa perubahan signifikan terhadap tingkat kesejahteraan rakyat. “Saat ini rakyat seperti jenuh dengan pelaksanaan sistem demokrasi yang belum membawa kesejahteraan. Untuk itu di tengah arus demokrasi yang ada, Pemilu bersih harus dilaksanakan demi terciptanya perubahan bagi rakyat,” ujarnya.
Dikatakan, pada mulanya muncul banyak usulan jargon dalam menyikapi pemilu 2009 melalui Pleno III PB HMI. “Namun kawan-kawan sepakat memilih jargon yang merakyat dan mudah dicerna. Dan kita pilih “Pemilu Bersih untuk Perubahan”,” tegasnya.


Untuk implementasi di lapangan, selain release dan penjelasan ke berbagai elemen, PB HMI rencananya akan menginstruksikan cabang-cabang melakukan kampanye besar dan sprodadis tanggal 15 Januari mendatang.
Trisno Suhito

KONGRES HMI (MPO) DIPERCEPAT

Written by HMI CABANG PURWOREJO on at 22.59

Kongres HMI (MPO) rencananya akan dipercepat. Pleno III PB HMI memutuskan 21 Mei 2009 sebagai tanggal pelaksanaan kongres HMI ke XXVII.
Cabang Jogjakarta telah menyatakan siap dan secara resmi diputuskan menjadi tuan rumah kongres.
Keputusan pelaksanaan kongres dipercepat ini dihasilkan melalui perdebatan panjang di forum Pleno III, (27-28/12) yang dihadiri 21 orang Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam (PB HMI). Berbagai argumentasi dan pertimbangan muncul menyangkut keputusan ini.
Sebelumnya di forum Rapat Pimpinan Cabang (Rapimcab) usulan pelaksanaan kongres dipercepat juga muncul. Beberapa cabang bahkan telah menyatakan kesiapannya menjadi tuan rumah seperti cabang Jakarta, Jogjakarta, Sleman dan Tulang Bawang.
Panjangnya perdebatan di Pleno III muncul mengingat tidak mudah untuk mengambil keputusan menyangkut pelaksanaan kongres dipercepat. Dua pendapat sempat berkembang menyikapi persoalan ini. Pertama, mereka yang menyatakan kepengurusan harus berjalan secara normal sampai September 2009 dan tidak perlu ada kongres yang dipercepat. Argumentasinya adalah kongres dipercepat tidak strategis bagi organisasi. Yang lebih baik bagi PB HMI adalah optimalisasi kepemimpinan serta peran komisi dan lembaga yang ada. Selain itu untuk demi berjalannya roda organisasi penting mencari pengganti Itho Murtadha sebagai Sekjend PB HMI.
Sementara muncul juga pendapat, pelaksanaan kongres dipercepat diperlukan sebagai langkah kebaikan untuk HMI karena lemahnya kepemimpinan di PB HMI yang mengakibatkan roda organisasi tidak berjalan dengan baik. Kedua persoalan ini membuat kondisi HMI sekarang menjadi lemah baik secara internal maupun eksternal. Akibat lemahnya kepemimpinan di PB HMI ini juga berimbas pada perkaderan HMI di cabang-cabang.
Setelah melalui perdebatan panjang, akhirnya forum Pleno III mengambil keputusan untuk mempercepat pelaksanaan kongres. Keputusan ini dilakukan demi kebaikan organisasi melihat kondisi yang ada di HMI secara keseluruhan. Melalui berbagai pertimbangan, kongres diputuskan akan dilaksanakan pada tanggal 21 Mei 2009. Tanggal ini secara simbolik juga bertepatan dengan hari kejatuhan rezim Soeharto pada tanggal 21 Mei 1998. Pleno III juga memutuskan cabang Jogjakarta sebagai tuan rumah pelaksanaan kongres. Keputusan ini diambil setelah mempertimbangkan kesiapan cabang yang menyatakan diri untuk menjadi tuan rumah.
Trisno Suhito

Blogroll

Diberdayakan oleh Blogger.

Blogger templates

Blogger news


Make Widget

About the author

This is the area where you will put in information about who you are, your experience blogging, and what your blog is about. You aren't limited, however, to just putting a biography. You can put whatever you please.