Refleksi Sumpah Pemuda; Kenapa mahasiswa dikatakan sebagai Agent of Change?

Written by HMI CABANG PURWOREJO on Jumat, 14 Oktober 2011 at 23.28

Arah Idealitas Sebagian pihak mengatakan bahwa Mahasiswa adalah kaum intelek karena mengenyam pendidikan formal sampai pendidikan tinggi. Selain tingkat kapasitas pengetahuan yang dimiliki, juga karena faktor ekonomi karena tidak semua orang berkesempatan untuk kuliah. Ditinjau secara fisik, Mahasiswa telah mencapai kedewasaan. Selain itu perkembangan pemikirannya pun sudah mencapai tingkat kematangan, sehingga mahasiswa harus dipandang sebagai sosok manusia yang telah memiliki kesadaran untuk menentukan sikap diri serta bertanggungjawab terhadap segala sesuatu akibat pemilihan sikap dan tingkah lakunya. Peran Mahasiswa sejauh ini senantiasa diwarnai oleh situasi politik yang ada, mereka biasanya memerankan diri sebagai oposan yang kritis sekaligus konstruktif terhadap ketimpangan-ketimpangan sosial akibat dari kebijakan yang tidak berpihak kepada rakyat. Mereka sangat tidak toleran terhadap penyimpangan apapun bentuknya dan nurani mereka masih bersih. Beberapa momentum seperti 1908 (Budi Utomo), 1928 (Sumpah pemuda), 1945 (Proklamasi), 1965 (melawan PKI), 1998 (Reformasi)hanya sedikit menggambarkan tentang kepedulian Pemuda dan mahasiswa dalam mengawasi jalannya Pemerintah. Selain itu, sikap ideal yang harus dimiliki mahasiswa diantaranya: 1. Berprestasi dalam Akademik. 2. Dapat menentukan skala prioritas. 3. Bersikap kritis 4. Menghargai pendapat orang lain. Arah realitas Melihat kondisi mahasiswa saat ini, paling tidak ada tiga hal yang menggambarkan realitas mahasiswa: 1. Mahasiswa terjebak pada urusan akademik Biaya kuliah yang tinggi membuat mahasiswa tidak tertarik lagi untuk mengikuti organisasi pergerakan mahasiswa. Mahasiswa harus cepat lulus dan hanya fokus kuliah, bahkan berani mencontek hanya sekedar untuk membahagiakan orang tua. Selain itu mahasiswa juga harus masuk kuliah 75% sehingga kesempatan untuk berorganisasi berkurang. 2. Budaya yang berkembang pada Mahasiswa Mahasiswa kini terjebak pada budaya hedonisme atau hura-hura. Aktifitas nongkrong, pacaran, dan Pergaulan bebas adalah fenomena yang dilakukan saat ini. Selain itu mahasiswa kini bersikap pragmatis dan cenderung apatis terhadap kondisi disekitarnya. Budaya intelektual seperti membaca, menulis, dan diskusi jarang dilakukan. 3. Perkaderan Gerakan Mahasiswa yang lemah dan tidak eksis di kampus. Banyak mahasiswa kini yang tidak mengenal gerakan mahasiswa dan mungkin tidak berminat dengan aktivitas yang diadakan. Gerakan yang ditawarkan cenderung kurang up to date dan monoton. Selain itu kurangnya sosialisasi juga menyebabkan ketidaktahuan mahasiswa tentang gerakan mahasiswa. Beberapa kampus juga mulai kurang berpihak kepada gerakan mahasiswa, hal ini dapat dilihat dengan kebijakan yang melarang gerakan mahasiswa ekstra kampus untuk bersosialisasi di kampus, bahkan beberapa kampus tidak mempunyai BEM. Inisiasi “Janganlah engkau sombong atas aktivitas yang telah engkau lakukan, dan janganlah engkau berpangku tangan padahal masih banyak hal yang harus dilakukan’ Dunia kampus adalah dunia intelektual, harusnya dipandang sebagai wadah untuk mengembangkan kepribadian dan kepemimpinan. Dan jika Perguruan tinggi hanya dimaknai sebagai sebagai batu loncatan, bisa meloncat menjadi elite, meloncat menjadi kaya, hal ini tidak mengherankan jika pendidikan terus naik biayanya. Paradigma masyarakat modern memandang bahwa kaum intelek sebagai kelas masyarakat sendiri, masyarakat yang semakin modern yang lebih mengutamakan kemampuan berpikir dan menjadikan intelektual sebagai panutan. Budaya intelektual harus selalu dipertahankan. Membaca, Menulis, dan Berdiskusi harus selalu mengalir pada kehidupan mahasiswa. Membaca dan menulis tidak bisa dipisahkan dari kehidupan kita, terlebih sebagai kaum intelektualis. Ditulis oleh : Deins Al atur

LK 1 dan Baksos di kertosono

Written by HMI CABANG PURWOREJO on Rabu, 12 Oktober 2011 at 02.45

HMI Cabang Purworejo akan mengadakan Latihan kader 1 (Batra) dan Bakti Sosial (Baksos) di Kertosono, Banyuurip, Purworejo. pada tanggal 27-30 Oktober 2011. Latihan Kader (LK1) atau Basic Training (Batra) bertujuan untuk mengembangkan potensi kreatif mahasiswa agar memiliki kesadaran berproses menjadi seorang muslim yang Kaffah dan mempertegas jati diri sebagai mahasiswa. Adapun Materi yang akan didapat adalah: 1. Materi Dasar Keislaman : a. Keyakinan Muslim b. Wawasan Keilmuan c. Wawasan Sosial d. Kepemimpinan d. Etos Perjuangan e. Hari Kemudian 2. Materi Pelengkap Keislman : a. Shirah Nabawiah b. Sejarah Peradaban dan Perjuangan Islam c. Dasar-Dasar Amaliah 3. Materi Ke HMI an : a. Sejarah HMI b. Konstitusi HMI c. HMI dalam Gerakan Kemahasiswaan d. Dasar-Dasar Organisasi e. Keskretariatan dan Atribut HMI f. Azaz Tujuan Usaha dan Independensi 4. Materi Alat : a. Pengantar Logika b. Adab Majelis Peserta yang mengikuti Latihan kader ini setelah lulus akan menjadi kader HMI Cabang Purworejo, adapun persyaratanya adalah Mahasiswa Islam semua jurusan dan semester berapun boleh mengikuti kegiatan ini. Selain LK1 juga diadakan Bakti Sosial di Desa Kertosono dengan agenda Bazar, Pengecetan Balai Desa, TPQ, dan lain-lain.Bakti sosial ini diadakan dalam rangka Memperingati Hari Sumpah Pemuda 28 Oktober.

HMI Cabang Purworejo akan resmikan Bimbingan Belajar "Revolution Course"

Written by HMI CABANG PURWOREJO on Kamis, 06 Oktober 2011 at 00.53

HMI Cabang Purworejo akan membuka Bimbingan Belajar "Revolution Course" di Sekretariat HMI Cabang Purworejo, Plaosan, RT.01/16, Purworejo. Bimbingan Belajar ini akan diresmikan pada hari Jum'at, 7 Oktober 2011. Bimbel ini menerima murid untuk jenjang SD-SMA dengan mata pelajaran Bahasa Inggris, Matematika, Fisika, dan Umum. Selain itu juga menerima penerjemahan Bahasa Inggris Ke Bahasa Indonesia dan juga sebaliknya, juga Bahasa Arab ke Bahasa Indonesia. Menurut Ketua Umum HMI Cabang Purworejo, Fidi Finandar, Bimbel ini merupakan upaya kongkrit HMI dalam memberikan kontribusinya kepada masyarakat khususnya dalam bidang pendidikan. Bimbel ini non profit, peserta hanya ditarik infaq untuk keperluan alat tulis-menulis dan administrasi saja. Tutor atau Pengajar berasal dari kader HMI yang sesuai dengan jurusan masing-masing, kebetulan mayoritas adalah Mahasiswa Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP),Universitas Muhammadiyah Purworejo. "Ini juga untuk memberdayakan Mahasiswa FKIP supaya mereka mempraktikan ilmunya", imbuh Fidi. Peserta merupakan anak-anak disekitar wilayah sekretariat HMI dan Mahasiswa juga bisa belajar bahasa inggris disini..

Syawalan keluarga besar HMI Purworejo

Written by HMI CABANG PURWOREJO on Minggu, 11 September 2011 at 18.23

Keluarga besar HMI Cabang Purworejo yang terdiri dari kader aktif, kader pasca struktur, dan alumni mengadakan Syawalan dan ha halal bihalal di tempat kediaman kanda Syamsudin,di Desa Kertosono,Kecamatan Banyuurip, kemarin minggu, 11 September 2011. Acara ini diisi dengan kajian hikmah halal bihalal oleh Kanda Mujiburrahman yang merupakan ketua HMI Purworejo yang pertama,kemudian disi dengan ikrar syawalan, dan arisan bulanan Paguyuban Ulil albab. Dalam Kajiannya Pak Mujib menyampaikan bahwa di dalam Islam terdapat lima hukum yakni wajib,sunnah,makruh,mubah,dan haram. Beliau mengkiaskan didalam berorganisasi seperti HMI kadang-kadang terjadi kelima hukum tersebut seperti wajib atau sunnahnya mengikuti kegiatan tertentu, ternyata ini tidak benar, semua kader HMI seharusnya menempatkan diri sesuai dengan fungsinya dalam menjalankan kepengurusannya. Jadi yang mempunyai kewajiban tidak hanya ketua melulu, semuanya mempunyai kewajiban menurut proporsi masing-masing. Acara berakhir pukul 14.00, kemudian kader-kader HMI melanjutkan silaturrahminya di kediaman Kanda Hani Nur Cahyo di Desa Botorejo, Bayan dan membubarkan diri pada pukul 15.30. Kader-kader HMI juga harus mempersiapkan diri untuk kuliah lagi setelah libur panjang.

Kajian dengan Tema "Nuzulul Qur'an"

Written by HMI CABANG PURWOREJO on Selasa, 16 Agustus 2011 at 20.05

Purworejo (17/08/11) HMI Cabang Purworejo menggelar kajian memperingati nuzulul qur'an di sekretariat HMI Purworejo, kemarin (16/08/11). Hadir sebagai pembicara Akhina Hartoko Susanto, Mahasiswa STAINU Purworejo. Beliau mengatakan bahwa Nuzulul Qur'an adalah turunnya Al Qur'an (kitab suci agama Islam) adalah istilah yang merujuk kepada peristiwa penting penurunan wahyu Allah pertama kepada nabi Muhammad SAW. meskipun sebenarnya mengenai waktu atau tanggal tepatnya kejadian tersebut, terdapat perbedaan pendapat di antara para ulama, sebagian menyakini peristiwa tersebut terjadi pada bulan Rabiul Awal pada tanggal 8 atau 18 (tanggal 18 berdasarkan riwayat Ibnu Umar), sebagian lainnya pada bulan Rajab pada tanggal 17 atau 27 menurut riwayat Abu Hurairah, dan lainnya adalah pada bulan Ramadhan pada tanggal 17 (Al-Bara' bin Azib) ,21 (Syekh Al-Mubarakfuriy) dan 24 (Aisyah, Jabir dan Watsilah bin Asqo' ).
Meskipun demikian hal itu tidak perlu diperdebatkan, yang penting paling tidak kita mengetahui bahwa wahyu ini diturunkan Nabi Muhammad SAW sedang berada di Gua Hira, ketika tiba-tiba Malaikat Jibril datang menyampaikan wahyu tersebut. wahyu yang pertama adalah Surat Al Alaq ayat 1-5.
Sementara itu menurut Akh Deni, Nuzulul Qur'an dan hari kemerdekaan RI adalah untuk
diperingati bukan untuk dirayakan. Memperingati yaitu Mengkaji dan merefleksikannya kedalam kehidupan sekarang, sedangkan merayakan identik dengan pesta dan hura-hura. Surat Al Alaq yang pada ayat pertama berbunyi bacalah, seharusnya kita refleksikan kepada kita untuk senantiasa membaca. Membaca disini bukan hanya berarti membaca Al Qur'an secara tekstual, akan tetapi kita juga harus membaca fakta-fakta sosial yang ada disekitar kita. Sebagaimana kita ketahui, meskipun Indonesia sudah 66 tahun merdeka, akan tetapi kemiskinan, korupsi, dan konflik politik masih sangat memprihatinkan. Ini menjadi tantangan generasi muda sebagai Agent of Change. Minimal generasi muda dapat menyuarakan kebenaran, meskipun hanya lewat diskusi ataupun tulisan.
Acara ini berakhir dengan ditandainya bedug maghrib, kemudian dilanjutkan dengan acara buka bersama. Buka bersama dengan hasil masakan kader merupakan saalah satu perkaderan yang efektf untuk memupuk kebersamaan dan militansi kader untuk makan seadanya.

HMI Purworejo gelar Raker

Written by HMI CABANG PURWOREJO on Rabu, 10 Agustus 2011 at 03.29

Purworejo (10/08/11) HMI Cabang Purworejo menggelar Rapat Kerja hari ini, Rabu,10 Agustus 2011. Acara ini dihadiri oleh 90% pengurus HMI cabang Purworejo yang diadakan di sekretariat HMI Cabang purworejo. Acara yang dipimpin oleh Akhi Fidi Finandar berlangsung dinamis dan pengurus tampak antusias mengikutinya.

Pengurs HMI Purworejo sendiri terdiri dari empat bidang yaitu PPU (Pembinaan dan Pelatihan umum), PTK (Perguruan Tinggi dan kemahasiswaan), PWM (Pengembangan Wacana dan Media), dan Kemuslimahan. Masing-masing bidang mempresentasikan program kerjanya masing-masing, setelah sebelumnya dibahas per bidang masing-masing. Acara yang digelar dari jam 08.00 pagi ini berakhir samapai jam 02.00 siang.

KAMMI gelar buka bersama elemen Gerakan Mahasiswa Purworejo

Written by HMI CABANG PURWOREJO on Sabtu, 06 Agustus 2011 at 07.15

Purworejo (06/8/11) Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) Komisariat Purworejo mengadakan buka bersama dengan Gerakan Mahasiswa Purworejo. Hadir dalam acara tersebut HMI Cabang Purworejo dan IMM Purworejo.,
Acara tersebut diselenggarakan di SDIT Ulul Albab 2 Purworejo dengan agenda Kajian dengan format workshop yang diisi oleh Ust. Wahidin dari Ikadi (Ikatan Da'i Indonesia) dan diakhiri dengan buka bersama. Dalam kajian tersebut, para mahasiswa dibagi menjadi tiga kelompok,mendiskusikan tentang motivasi, tujuan berpuasa, dan implementasi Puasa dalam kehidupan sosial. Setelah berdiskusi, para mahasiswa menyampaikan presentasi yang diwakilkan oleh ketua kelompok masing-masing.
Ketua Kammi, Akh Dayat mengatakan bahwa tujuan diadakan acara ini adalah untuk mempererat tali silaturrahmi diantara gerakan mahasiswa di Purworejo dan harapannya Gerakan Mahasiswa di Purworejo dapat bersatu untuk memberikan kontribusi kepada Kabupaten Purworejo.

Blogroll

Diberdayakan oleh Blogger.

Blogger templates

Blogger news


Make Widget

About the author

This is the area where you will put in information about who you are, your experience blogging, and what your blog is about. You aren't limited, however, to just putting a biography. You can put whatever you please.